Mengenal Proses Root Di HP Android Dan Cara Mudah Untuk Melakukannya!

Ilustrasi proses root di Android. Gambar disadur oleh Pintasan.id dari freepik.com

Apa itu Root? Kenapa HP Android harus di root? Yuk langsung cobain root dengan metode paling sederhana sekarang!

Satu pertanyaan yang bakal mewakili keseluruhan konten yang ada di dalam artikel ini :

Apakah kamu ingin melakukan kontrol tak terbatas terhadap perangkat android milikmu sendiri?

Yups, Seandainya proses root berhasil dilakukan, maka hal tsb dapat memungkinkan penggunanya untuk membuka peluang lebih besar dalam memanfaatkan segala potensi, memodifikasi dan memperbaiki smartphone miliknya.

Akan tetapi layaknya buah simalakama, proses root juga bakal membuat garansi dari smartphone bakal hilang. Belum lagi kalau proses root gagal, di akhir kita hanya akan mendapatkan sebuah android rusak yang tidak bisa diklaim lewat garansi resmi. Sungguh, melakukan root di hp android memang untuk pengguna yang menyukai tantangan dan bernyali besar.

Dilansir dari Digitaltrends.com (29/11/2018), Jika proses root dilakukan dengan tidak benar, hal ini akan meninggalkan kerusakan permanen yang bakal susah untuk dikembalikan lagi seperti semula.

Walau begitu, potensi keuntungan yang bakal dihadirkan dari proses root ini juga sangat besar, seperti menghapus aplikasi tak berguna, mempercepat prosessor, modifikasi di setiap sisi dari tampilan android dengan mudah dan lain sebagainya.

Berbagai potensi yang bakal ditawarkan dari proses root ini seakan membuat pengguna android rela menghilakan garansi resmi perangkatnya dan dengan senang hati menjadikan smartphone miliknya sebagai bahan percobaan. Kalau kamu sendiri gimana? Berani nggak?

Apa itu Proses Root di Android?

Secara sederhana, proses Rooting mengijinkan penggunanya secara “ilegal” untuk menyelam lebih dalam kedalam sistem perangkat milik mereka masing masing. Proses ini akan membuat penggunanya untuk mengakses dan memodifikasi semua hal yang ada di dalam sistem operasi android. Dengan proses root, pengguna juga bakal bisa melewati segala batasan dan aturan yang telah ditetapkan dari produsen. Terdengar sangat kriminal bukan? Tenang, proses root paling sering digunakan untuk menyingkirkan berbagai aplikasi bawaan yang terkadang memberatkan sistem dan terkadang tidak bisa dihapus.

Proses Root akan sangat baik dilakukan dengan persiapan yang super matang untuk meminimalkan kegagalan. Sebelum melakukan root, pengguna diharapkan mem-back up software android miliknya sebelum melakukan proses Root dan mengganti sistem operasinya dengan custom ROM (Sistem android yang telah dimodifikasi).

Harus banget ya Android di Root?

Ini tergantung dari kebutuhan penggunanya masing-masiang. Jika dirasa selama ini android miliknya sudah berjalan dengan sangat baik, ya proses ini tidak perlu dilakukan. Namun jika pengguna merasa kurang puas dengan performa dari smartphone miliknya, dan ada satu fitur yang sangat ingin dimodifikasi, maka proses rooting adalah jawabannya.

Selain fungsi utamanya untuk menghapus aplikasi bawaan bandel yang menguras performa smartphone, didalam beberapa device proses rooting juga sangat berguna untuk menghidupkan fungsi yang sebelumnya dimatikan oleh produsen padahal secara perangkat smartphonenya sangat mumpuni. Masih ingatkan dengan kasus fitur 4G LTE yang “disembunyikan” di salah satu android keluaran china kekinian pada 3 tahun lalu? Nah dengan proses rooting, fitur tersebut dapat dimunculkan kembali dengan mudah.

Proses recovery data yang terhapus juga sangat mudah dilakukan dengan akses istemewa hasil dari proses root. Tambahan kegunaan lain dari proses ini juga dapat menyembunyikan iklan bawaan yang sering muncul dengan sendirinya didalam aplikasi, dan juga bebrapa aplikasi bahkan mampu mempercepat kinerja dari android milikmu, keren sekali bukan?

Yuk cobain root paling mudah tanpa ribet pakai Komputer / Laptop!
Ilustrasi Proses Root Dengan FramaRoot. Gambar disadur dari freepik.com

Dari sekian banyaknya aplikasi yang menawarkan untuk proses Root dengan mudah, Pintasan.ID menjatuhkan pilihan kepada aplikasi terbaru untuk proses rooting langsung di HP android yakni FramaRoot.

FramaRoot menarget para pengguna awam dengan menyediakan satu tombol Root untuk memulai prosesnya. Langkah-langkahnya pun terbilang cukup mudah, tinggal ikuti beberapa step dibawah ini untuk memulainya

  • Download APK dari FramaRoot yang tersedia di internet atau situs resminya.
  • Install aplikasi FramaRoot dan jangan lupa untuk mengijinkan instalasi dari “sumber yang belum terpecaya” untuk melanjutkan.
  • Buka aplikasinya dan klik tombol Root.
  • Aplikasi ini akan menentukan apakah android kamu dapat di root atau tidak.
  • Jika aplikasinya menyatakan android kamu dapat di root, lanjutkan proses selanjutnya. Kalau tidak, coba install aplikasi lain seperti Firmware.mobi, BaiduRoot, One Click Root, Kingo Android Root ataupun aplikasi sejenis lainnya.
  • Proses root dari aplikasi ini selesai
  • Download aplikasi tambahan SuperSU untuk mengatur akses ke sistem root.
  • Dan selesai, android kamu sudah ter-root dengan sempurna.

Bagaimana? Mudah sekali bukan? Pada ahirnya memutuskan untuk melakukan Root ada di tangan pengguna masing-masing, kalau kamu sendiri bagaimana? Share pendapat dan pengalaman kamu pada kolom komentar dibawah ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *